Selasa, 24 Maret 2020

GURU PENGGERAK INDONESIA MAJU


GURU TERMULIA DAN TERSULIT
(PENDIDIKAN)






OLEH :
ANITA PA PADJA, S.PdK



A.    PENDAHULUAN
Mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh berbagai koponen dalam pendidikan demi tercapainya pembangunan nasional. Berdasarkan UUD No. 20 tahun 2003 pasal 3 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang mempunyai fungsi untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dan membentuk watak yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, sehat, kreatif, mandiri dan bertanggung jawab.
Demi tercapainya tujuan pendidikan nasional tersebut, maka komponen pendidikan yang berfungsi sangat penting adalah siswa, guru, orang tua, masyarakat, pemerintah. Namun yang menjadi fokus utama karya ini adalah guru sebagai salah satu komponen penting dalam pendidikan untuk membangun jiwa dan karater bangsa ini.
Kenyataannya di Indonesia pada awal 2019 (per januari- 13 Februari) kasus anak dibidang pendidikan mulai dari video viral siswa merokok, menantang guru di Gresik, dan masih banyak lagi masalah siswa yang diungkapkan oleh Komisi Perlindungan Anak (KPAI) pada tanggal 15 Februari 2019[1]. Yang perlu kita ketahui hanya sebagian kecil masalah yang terungkap pada (KPAI) namun ada banyak hal yang berkaitan dengan masalah karakter siswa yang belum terungkap. Walaupun hanya sebagian kecil namun hal ini merupakan masalah yang serius dalam bidang pendidikan. Melihat kondisi di Nusa Tenggara Timur (NTT) saya sebagai guru di SMP memperhatikan sebagian besar siswa berada diluar sekolah pada saat jam pelajaran, etika siswa yang semena-mena terhadap guru, dan masih banyak lagi masalah yang terjadi dan saya yakin semua guru akan sepakat dengan saya. Mengapa hal ini terjadi? Apa yang akan terjadi jika karakter yang kurang baik ini terus menerus terjadi? akankah tujuan pendidikan nasional tercapai? Hal ini merupakan salah satu tantangan bagi guru. Seperti yang dikatakan oleh Pak Nadiem Mukarim dalam pidatonya di hari Guru Nasional 2019 bahwa tugas guru merupakan tugas termulia juga tersulit, guru ditugaskan untuk membentuk masa depan bangsa. Apa yang harus dilakukan oleh guru ditengah tuntutan kurikulum 2013 dengan berbagai macam administrasi namun harus berusaha mendidik generasi penerus demi tercapai tujuan Pendidikan nasional? Oleh karena itu kerja keras sangat diperlukan dari berbagai komponen pendidikan agar karakter generasi masa depan menjadi lebih baik salah satunya guru.
B.     TUBUH ESSAI
Sebagamana telah dikatakan di atas bahwa salah satu komponen yang sangat berpengaruh dalam mencapai tujuan pendidikan adalah guru maka guru mempunyai tugas penting dalam membentuk karakter bangsa. Yang menjadi pertanyaannya tugas penting seperti apa yang harus dilakukan bahkan menjadi suatu kebutuhan yang harus dipenuhi oleh guru?
Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, dengan kata lain tugas guru adalah memanusiakan manusia menjadi berkarakter serta cerdas sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Yang perlu diketahui oleh sebagian besar guru di Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur, bahwa tugas memanusiakan manusia menjadi berkarakter tidaklah mudah berkaitan dengan globalisasi dan perkembangan zaman yang tidak bisa dihindari. Tidak sedikit guru yang stres dengan karakter siswa, namun ada beberapa hal yang akan menjadi masukan dan saran bagi guru di Indonesia khususnya NTT.
1.      Tujuan menjadi guru
Apa tujuan menjadi guru? Apakah menjadi guru hanya sebagai pelampiasan karena tidak adanya jurusan lain yang sesuai? Ataukah menjadi guru karena turut serta mengisi jurusan yang ada? Berapa banyak guru di kota Kupang yang mengenali tujuannya menjadi guru. Pada data pokok pendidikan dasar dan menengah, SMA/SMK, SLB,  data guru semester ganjil tahun 2019/2020 berjumlah 5.780 guru di enam kecamatan[2]. Hal ini menunjukkan bahwa banyaknya guru tidak menjamin tercapainya karakter bangsa yang baik jika guru kehilangan tujuan utamanya menjadi guru. Refleksikan setiap hari tentang tujuan utama menjadi guru, guru tidak bisa mengajar jika guru lepas dari tujuan utamanya. Jika menjadi guru hanya untuk melengkapi administrasi dan pulang hal itu merupakan pemikiran yang keliru karena generasi ini butuh guru-guru berprofesional. Maka alangkah baiknya kenali tujuan menjadi guru. Tujuan menjadi guru adalah melayani seperti yang dijelaskan oleh Einstein sudah saatnya prinsip kesuksesan diganti dengan prinsip pelayanan[3].
Belajar mencintai rofesi menjadi guru, menumbuhkan rasa bangga menjadi guru karena menjadi guru adalah panggilan hidup. Maksum (2014:45) menjelaskan bawa guru adalah seniman sejati, seniman yang mengapresiasikan karyanya bukan hanya untuk kepuasan pribadinya namun juga untuk kepuasan anak didiknya, seniman sejati mempunyai kerja yang terukur kualitasnya dan menjalani tugasnya dengan hati[4].
2.      Guru kreatif
Menurut KBBI kreatif yaitu memiliki daya cipta, memiliki kemampuan untuk menciptakan[5]. Selama ini kesan kuat dari siswa disekolah yaitu pembelajaran yang membosankan, tidak menyenangkan, dan sebagainya, hal ini menjadi tantangan bagi guru bagaimana menciptakan suasana kelas yang menyenangkan, meningkatkan gairah belajar dari siswa, serta membangun potensi positif siswa. Apa yang harus dilakukan oleh guru agar mampu menjadi sosok guru yang selalu diridukan oleh siswa dikelasnya? Banyak guru yang mengajar menggunakan Laptop, proyektor, sebagai bagian dari kreatifitas guru, namun tidak sedikit siswa yang mendapatkan hasil akhir dibawah rata-rata. Apa yang menjadi kendala dan masalah sehingga hasil akhir masih dibawah rata-rata? Yang perlu guru tahu bahwa setiap siswa mempunyai kemampuan masing-masing, daya untuk menyerap pembelajaran yang berbeda-beda, maka hal pertama yang harus diketahui oleh guru adalah kebutuhan masing-masing siswa dan gaya belajar dari masing-masing siswa. Maslow menjelaskan bahwa ada 5 kebutuhan dasar siswa yaitu kebutuhan fisiologi, kebutuhan akan rasa aman, kasih sayang, penghargaan dan aktualisasi diri. Tidak heran jika siswa yang kebutuhan dasar ini tidak terpenuhi maka akan berpengaruh pada psikologi siswa untuk menerima pelajaran disekolah. Seperti kata pak Nadiem Mukarim seorang Mentri Pendidikan dan kebudayaan 2019 bahwa hal pertama yang harus dilakukan oleh guru adalah menyentuh batin siswa, karena dengan menyentuh batin siswa maka kebutuhan rasa aman, penuh kasih sayang akan terpenuhi. Setelah itu guru akan dengan cepat menumbuhkan rasa senang untuk belajar, senang berada dilingkungan sekolah dan juga siswa akan merasa rugi jika tidak masuk sekolah. Setelah itu langkah selanjutnya guru perlu mengeteahui gaya belajar dari setiap siswa. Menurut Maksum ada tiga gaya belajar siswa, gaya belajar Visual, Audio, dan kinestetik[6] guru perlu mengetahui gaya belajar tersebut sehingga mampu menciptakan suatu pembelajaran yang kreatif. Sebelumnya perlu diingat bahwa tingkat kreatifitas guru yang tinggi tidak akan teraktualisasi dengan baik jika guru melupakan kebutuhan dasar siswa.
3.      Guru sebagai model
Model atau yang dimaksudkan adalah contoh, teladan dan panutan. Lichona (2016:112) menjelaskan bahwa guru dapat menjadi seorang model yaitu orang yang beretika yang menunjukkan rasa hormat dan tanggung jawabnya yang tinggi baik di dalam maupun di luar kelas[7].
Guru mengharapkan siswa datang sekolah tepat waktu tetapi guru  tidak tepat waktu, guru mengharapkan siswa belajar dengan sungguh namun guru mempersiapkan diri hanya sebatas materi pelajaran yang sebenarnya harus diperhatikan bahwa ilmu itu selalu berubah seiring dengan perkembangan zaman.

C.    PENUTUP
Termulia dan tersulit itulah guru. Memanusiakan manusia merupakan hal yang sulit namun termulia ketika guru mampu memberikan semua potensi dalam dirinya untuk melayani generasi bangsa. Tujuan pendidikan nasional tercapai ketika guru memahami tujuan ia menjadi guru, selalu menjadi kreatif dan menjadi model. Guru penggerak masa depan bangsa karena guru akan mencetak watak – watak pemimpin negara ini.

KETERANGAN CATATAN KAKI
Listyararti, komisi KPIA bid. Pendidikan, 2019, publised in Daerah, Nasional, dan Opini Publik, Garuda-news.id
https://dapo.dikdasmen.kemendiikbud.go.id/guru/2/246000
Yates john, Successfull kids through character, juni: 2013, hal 117
Maksum muhammad, menjadi guru idola, 2014, hal 45
Tim redaksi KBBI, edidi ke III, 2001, hal 599
Maksum muhammad, menjadi guru idola, 2014, hal 101
Lickona thomas, educating for caracter, PT. Bumi aksara, oktober: 2016, hal 112



[1] Listyararti, komisi KPIA bid. Pendidikan, 2019, publised in Daerah, Nasional, dan Opini Publik, Garuda-news.id
[2] https://dapo.dikdasmen.kemendiikbud.go.id/guru/2/246000
[3] Yates john, Successfull kids through character, juni: 2013, hal 117
[4] Maksum muhammad, menjadi guru idola, 2014, hal 45
[5] Tim redaksi KBBI, edidi ke III, 2001, hal 599
[6] Maksum muhammad, menjadi guru idola, 2014, hal 101
[7] Lickona thomas, educating for caracter, PT. Bumi aksara, oktober: 2016, hal 112 

APERSEPSI

Menjadi Guru Idola Refrensi : Menjadi guru Idola Cipt: Mohammad Maksum, S.Pd Semoga bermanfaat!!!! Salah satu buku bacaan...